DARI PADA NGANGGUR

 

Ngentot Ratna



Hari hari ku sebagai ABG atau remaja

tanggung boleh dibilang ya cukup seru

dan menarik, di umurku yang menginjak

15 tahun aku tumbuh jadi pemuda yang

tinggi, putih, besar, rambut pirang dan

tampan. Aku lahir di keluarga yang

berada. 


Mamaku sangat cantik di usianya

yang menginjak 35 Tahun dan perlu

diketahui jika ibuku berdarah Jerman hal

itu di wariskan oleh Kakek yang asli dari

Jerman dan hal itu yang

menguntungkanku untuk mewarisi Gen

Kakek ku secara penuh dengan bukti fisik

yang sangat menunjang untuk ku.

Sedangkan papaku orang pribumi

tepatnya papaku berdarah bali dengan

warisan Indonesia yang melekat pada

lidahku (hahahhaa… aku sangat suka

makanan khas Indonesia ketimbang

makanan dari luar – luar negeri ya bukan

luar dunia ). 


Papa ku bernama I Nyoman

Tantara (biasa di panggil Bp. Tara) dan

mamaku bernama Alice Sukmatari,

sedangkan aku sendiri bernama Thomas

El Fikri (biasa di panggil Tom atau Tom

Tom). Ya sejak aku lahir memang kakek

yang membri nama ku sehingga papa ku

tidak memberi unsur bali di namaku

(hehehhehee).

Well…. Kita mulai petualangannya….



Aku masih siswa yang duduk di bangku

SMP kelas 3, dan pastinya dengan

keuntungan aku Blasteran seperti ini

membuatku banyak penggemar cewek dan

cowok juga ada (tu anak2 alai… hahhaha

lupakan). Sejak SD sampai saat ini

banyak sekali aku sudah punya mantan

pacar, dari berbagai jenis nama sudah

pernah jadi pacarku. 


Ya hal itu tidak

terlalu di pusingkan oleh kedua orang tua

ku karena mereka selalu sibuk dengan

urusan mereka, papa sibuk mengurus

bisnisnya sedangkan mama selalu sibuk

dengan butik dan restonya yang

menyebabkan ku selalu di asuh oleh para

pembantuku, tapi aku tidak jahat sama

pembantu pembantuku malah terlihat

suka akrab. Aku di panggil di rumah

dengan sebutan Pangeran oleh mereka

(hahhaha… kata mereka aku Tampan dan

Londo / Sebutan bule dari suku di

Indonesia). Sebagai anak tunggal

kadang aku merasa kesepian jika di

rumah hal itu dikarenakan Papa dan

mama melarangku untuk mengajak

teman ku untuk kerumah (Takut gak

jelas gitu).

Ya suatu hari tepatnya malam minggu

saat itu aku sedang liburan semester

awal di kelas 9 (kls 3 SMP), sekitar pukul

23:00 atau jam 11 malam aku haus

sehingga aku bermaksod mengambil air es

yang ada di kulkas (aq belum tidur karena

sedang asik maen laptop dan ngobrol dgn

teman2 ku) kebetulan kamarku sebelahan

dengan kamar ortuku. Pas lewat di depan

pintu kamar mereka ku lihat pintu tidak

tertutup rapat sehingga aq bisa lihat ke

dalam, tadinya sech males mau ngintip

paling paling mereka lagi ngobrol masalah

bisnis (biasanya juga githu) eh ternyata

aku jadi tertarik untuk mengintip dari

pintu tersebut dan Deg… jantungku

berdetak dgn apa yang ku saksikan di

dalam. Ya aku lihat mereka sedang ingin

bercinta dan keduanya sudah sama sama

bugil coy. Yang buatku jadi horni yaitu

cara mereka bercinta. Ya tangan mama

di ikat oleh papa di pojokan ranjang tidur

dgn mata mama di tutupi kain sehingga

mama tidak bisa melihatnya. Sedangkan

papa sedang asyik nenen sama mama

(Asyik banget papa nenen di tetek mama

yang gede dan putih itu). Pandanganku

tertuju pada memek mama dan terlihat

sekali kalau memek mama sudah becek

akibat jari papa ngobok ngobokdi sana

dan memeknya bersih tidak di tumbuhi

bulu sedikitpun. Hal ini membuatku jadi

horni (kapan lagi lihat memek asli depan

mata dan bagus banget yang selama ini

hanya ku lihat di layer atau gambar saja)

. Dan ku lihat kontol papa pun sudah

ngaceng berat, aku jadi bangga saat

melihat kontol papa yang ukurannya

setengah dari punya ku (oh iya kontolku

saat seang ereksi bisa panjangnya

hampir 22 cm dengan diameter yang

pastinya gede mungkin sebesar kepalan

tangan anak SD). Tak terasa melihat

adegan itu aku mulai mengurut kontolku

dari luar celana pendek yang ku pakai.

Pa… enak pa… ayo agak cepet

ngocoknya… mama mau sampepa….

Ah…. Ahhh… mama sampe pa… (terlihat

ada lendir yang terpancar keluar dari

memek mama dan papa mencabut jarinya

dari memek mama).

Lalu papa menjilati jarinya yang tadi di

pahai untuk ngocok memek mama…

Hmmm… memek kamu luar biasa ma, enak

banget cairannya….

Enak ma orgasmenya ?

Enak banget pa… ayo pa masukin…

mama sudah gak tahan… sensasinya ML

gini begitu mendebarkan…

Iya mama sayang, sembari mencium

mamaku lalu di tamcapkannya kontolnya

di lobang memek mama dan bles… lalu

papaku mulai menggenjot memek mamaku

dengan ritme sedang

Dan hal yang mengagetkanku terjadi

(mungkin mama juga).

Tiba tiba papaku menghendikan

genjotannya dan mencabut kontolnya, ku

kira papaku sudah orgasme tapi ternyata

tidak.

Ma… sorry ma… papa sakit perut gak

tahan nih…

Ih si papa… lagi tanggung tanggung

Iya maaf ma… papa gak tahan (sambil

berdiri dari ranjang tetapi masih

menghadap mamaku)

Tapi jangan lama lama ya pa, kan papa

kalau lagi BA* suka lama bisa sampe satu

jam man (sambil menunjukan muka

cemberut walau mata masih tertutup).

Iya ma… gak lama kok… (Sambil

memutar badan dan menuju pintu)

Paling lama juga masih (sambil papa

mengenakan celana pendek yang

bercecer di lantai dan meninggalkan

mama dengan masih terikat)

Akupun langsung sigap menjauh dari

pintu dan bersembunyi di balik sofa ruang

TV (kebetulan deket ruang TV dan kamar

mereka tidak punya toilet ya alasan papa

takut bau nanti kamarnya, hanya di

kamarku saja yang ada toilet di

dalamnya karena aku yang request).

Dan ku lihat papa bengong di depan pintu

kamarnya

Apa aku tadi tidak mengunci pintu

kamarku ya (gumam papa) ah sudahlah…

gak da siapa siapa ini paling juga si Tom

lagi sibuk maen laptopnya (sambil berlalu

menuju kamar mandi).

Akupun mengikuti papa dari belakang

setelah ku pastikan papa masuk ke kamar

mandi lalu aku mengunci pintu

penghubung antara ruang inti dengan

daerah belakang. Aku yakin dan pasti

mama juga yakin kalau papa ke kamar

mandi atau sedang BA* pasti lama bisa

bisa 1 jam-an (Soalnya biasanya juga

githu)

Lalu aku yang sedari tadi sudah horni

banget lalu aku menuju ke kamar

mamaku..

Ku lihat mamaku sedang horni

belingsatan diatas ranjang dan

pemandangannya membuat aku sudah

horni banget… akupun mendekat

ranjang mama lalu ku plorotkan celanaku

dan memang aku tidak pakai baju

sehingga setelah celanaku lolos kontolku

langsung loncat menantang dengan

gagah dan kerasnya…. Aku tidak menyia

nyiakan lalu aku naik ke ranjang mama

dan mama menyadari kedatanganku dan

mungkin dia sangka papa (karena mata

mama tertutup).

Papa sudah selesai pa, tumben cepet

(suara mama mengagetkanku tapi aku

memilih sedikit bicara banyak bertindak

dan aku tidak menjawab pertanyaan

mama)

Lalu aku caplok tetek mama yang gede itu

sambil ku remas remas dan ku gesek

kontolku di belahan memek mama…

Aww… paa…. Keras banget pa… mama

gak kuat pa… ayo masukin kontol papa…

Mendengar permintaan mama lalu aku

mengarahkan kontolku ke lubang memek

mama (walau ini yang pertama kalinya

aku ML Hehehe…) Lalu ku tekan Helm

Kontolku.. agak sempit dan susah

mungkin karena kontolku yang besar tadi

tapi ku paksa akhirnya masuklah kepala

kontolku dengan bantuan lendir di memek

mama.

Aww… (Teriak mama)… pelan pelan pa…

kok kontol papa besar banget

sekarang….

Lalu aku tekan lagi kontolku… bles…

kontolku masuk separuh jalan (mungkin

itu batas jangkauan kontol papa)… dan

aku tekan lagi dengan kuat tak peduli

dengan teriakan mama yang kesakitan…

dan bles… masuk semua kontolku

tertelan memek mamaku. Waw rasanya

nikmat banget kontolku di jepit memek

mama dan berasa di pijit pijit di dalam

sana… hangat lagi… membuatku

terbang melayang….

Aku membiarkan napas mama teratur

ya… itu biar mama terbiasa dulu dengan

kontolku…

Akhirnya keluar kata kata dari mulut

mama…

Kontol papa kok gede banget sech mala

mini trus panjang banget… mana

keras… papa kasar banget… tapi mama

suka sensasinya beda… (sambil kaki

mama di silangkan di pantatku).

Ya aku mulai memompa kontolku keluar

masuk memek mama dengan ritme pelan

trus kuat dan begitu seterusnya dengan

suara Plok Plok.. Plok… khas bunyi

peraduan dua kelamin kami…

Ah… paa… mama keluar… ahhhh….

Enak banget… (erangan mama yang

diikuti dengan siraman lendir hangat)

yang membuatku nyaris orgasme juga…

untung bisa aku tahan… tapi kontolku

tak berenti menyerang… aku terus

memaju mundurkan kontolku yang

membuat mama orgame panjang…

Ah…. Yee…. (itu erangan yang ku

keluarkan dan aku yakin terlihat sexy

yang bisa membuat mama ngecret terus)

Aw… pa… enak banget kontol papa…

mantep pa… ayo genjot…. Pa… ahh….

Enak pa…..

Plak… plok…. Plak… plok….. ah… ye….

Ahh… ahhh…

Desahan itu yang terdengar dari tadi.

Mamaku meminta agar aku melepaskan

ikatan di tangannya agar membuat dia

lebih leluasa tapi dia janji untuk tidak

melepaskan penutup matanya (apakah

mama tahu bahwa yang ngetotinnya

saat ini bukan papa melainkan anaknya

sendiri, karena tidak ada pria lain di

rumah ini selain aku dan papa, ah…

persetan pasti mama sudah kenikmatan).

Lalu aku lepas penutup mata mama.. dan

ya… mama tidak melepas penutup

matanya… dan akupun terus

menggenjot mama dengan posisi aku di

atas tubuh mama… sambil sesekali kami

berciuman panas (mungkin mama bisa

tahu karena badanku lebih besar dari

papa dan saat ini sedang menindih

tubuhnya).

Lalu aku cabut kontolku dan aku

menyuruh mama dengan ML gaya Doggy

Style…

Lalu kumasukan kontoku lagi dan ku

genjot memek mama… dengan tanganku

meremas tetek mama dari belakang… hal

itu membuat sensasi yang membuat

mamaku orgasme untuk kesekian

kalinya….

Dan aku pun sepertinya menunjukan

tanda tanda mau orgasme, lalu ku

balikkan tubuh mamaku…

Dan ku genjot lagi dengan gaya awal….

Ahh… pa… terus pa… kontol papa

enak… plok…. Plok… plok….

Tanpa sadar aku berbicara….. sebentar

lagi orgasme ma….

Ahhh…. Ku tekan kontolku dalam dalam…

dan ku tembakkan spermaku di rahim

mamaku… ya sperma yang sangat

banyak dan panas…. Yang membuat

mama orgasme lagi…

Papa….. enak banget sperma kamu…

ah…… panas pa…. enak…..

Kontolku lagi lagi di pijit oleh dinding

memek mama… dan itu membuatku

ngilu… dan ku diamkan sebentar sekitar

3 menit… menikmati orgasme kami yang

hebat… dan mngatur nafas kami… lalu

aku cabut kontolku dan plop… bunyi

kontolku saat tercabut di ikuti dengan

erangan mama ah… ku lihat sebagian

spermaku dan lendir mama ikut keluar

bersama dengan kontolku terlepas dari

memek mama. Ku lihat memek mama

bengkak dan merah sekali, mungkin

karena tadi habis ku hajar dengan

kontolku.

Lalu mama bilang…

Pa… terima kasih ya mala mini… papa

perkasa sekali… nanti2 kita lakuin lagi

ya pa (sambil tersenyum lemas keenakan)

Lalu aku mengecup kening mama dan ku

lihat waktu menunjukan pukul 24:05

Wah…. Hampir satu jam aku main dengan

mama trus papa gimana (gumamku dalam

hati). Lalu aku kenakan celana ku dan ku

tinggalkan mama dalam kamar dengan

posisi terkangkang dengan memek yang

sangat becek.. lalu aku pun menuju

kamar mandi dan tanpa ku duga saat aku

berjalan keluar meninggalkan kamar

mama ternyata mama membuka penutup

matanya.

Versi Mama

Benarkan ternyata yang ngentotin aku

dengan dahsyat tadi bukan papa, ya…

kontol gede gitu pasti milik pria bule atau

blesteran. Aku sudah menduga kalau tom

yang ngentotin aku tadi… tapi nikmat

sekali… dan aku pasti ketagihan..

selanjutnya akan ku buat siasat untuk

bisa ngentot dengan anak ini lagi…

(sambil cengengesan) ah… tu anak…

nafsu si nafsu masak mama sendiri

digarap juga. Cekikikan…. Ahhh aku

kecapean sebaiknya aku pura pura tidur

saja… nanti kalau papa pake aku dia

kaget memek aku lobok banget dan becek

banget bau sperma…

Versi Tom

Aku pun memastikan papa di kamar

mandi… lalu pelan pelan aku buka pintu

penghubung ruang belakang dengan

kamar tengah… ya ternyata papa masih

di sana… lalu aku pura pura

menegurnya…

Pa… papa di kamar mandi ya…

Eh… iya tom… (jawab Papaku)

Ngapain dah malem gini… masih di sana

aja…

Jam berapa sekarang nak ? (Tanya

papaku)

Sudah jam dua belas lewat seperempat

pa…

Ya ampun… dan malem ya… (Balas Papa)

Eh… si papa pasti keasyikan baca berita

di Hp ya… ya udah lah… Tom ngantuk

pa…

Iya (jawab papa)

Lalu ku tinggalkan papa dan menuju

kamarku sebelumnya ku tutup rapat

pintu kamar mama (sembari melihat

ternyata mama sudah tidur bertutup

selimut dengan tanpa penutup mata),

lalu aku masuk kamarku dan tidak berapa

lama ku dengar pintu kamar mama di

bukan dan ditutup kembali. Kuyakin itu

papa…

Dikamar aku bingung… apakah mama

tahu ya kalau aku tadi yang sudah

ngentotin dia dan bukan papa ? ya kalau

dari Size kontol ya pasti tahu lah… trus

ngapa mama gak menghentikan ya…

hmmm mungkin mama juga

menikmatinya…. Ahhh bodo amat… gw

ngantuk… sambil ku lepas celanaku lalu

aku berbugil ria di dalam selimut dan

mematikan lampu kamarku.

Versi mama

Ma… mama sudah tidur…

Iya ngantuk pa…

Oh ya sudah…. (lalu papa mengikuti

mama masuk ke dalam selimut dan tidur).

Untung papa gak ngajak ML dan gak

banyak Tanya bagaimana aku bisa lepas

dari ikatan itu…

Ah… bodo amat… aku capet banget…

memekku pun kenyang banget malam ini

dan masih agak perih.

Bersambung

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerita Dewasa:Aku di Ajari Ngesex Mamaku-Nikmatnya Ngentot Pertama Sama Mama

Keganasan Mamaku Yang Alim

Keganasan Mamaku Yang Alim 3